Powered By Blogger

Cari Blog Ini

Senin, 19 April 2010

MEMAHAMI DEMOKRASI, BUKAN MENIKMATI DEMOKRASI


Kalau ada bentrok antara Ustadz dengan pastor, pihak depag, polsek, dan Danramil maka yg harus disalahkan adalah Ustadz. Sebab kalau tidak, itu namanya dictator mayoritas. Kalau mayoritas kalah, itu memang sudah seharusnya, asalkan mayoritasnya Islam dan minoritasnya Kristen. Namun kalau mayoritasnya Kristen dan minoritasnya Islam, Islam yg harus ngalah, baru wajar namanya…..
“Agama” yg paling benar adalah demokrasi. Anti demokrasi sama dengan setan dan iblis. Cara mengukur siapa dan bagaimana yg pro dan kontra demokrasi ditentukan pasti bukan oleh orang Islam. Golongan Islam mendapat jatah menjadi pihak yg diplonco dan dites terus-menerus oleh subyektivisme kaum non-Islam…..
Orang-orang non-Muslim, terutama kristiani dunia, mendapatkan previlese dari Tuhan unt mempelajari Islam tidak dengan membaca Al-Quran dan menghayati Sunnah Rosul SAW., melainkan dengan menilai dari sudut pandang mereka.
Maka dari itu, kalau penghuni peradaban global dunia bersikap anti Islam tanpa melalui apresiasi terhadap al-Quran, saya juga akan siap menyatakan diri sebagai anti-demokrasi karena saya jembek dan muak terhadap kelakuan AS di berbagai belahan dunia…..
Paragraph tersebut sengaja dinukil dari sebuah kolom kecil seorang budayawan terkenal di tanah air. Lewat sindirannya yg tajam, ia mengungkapkan kegeramannya terhadap praktik demokrasi yg sering bersikap tidak adil terhadap Islam dan kaum Muslim.
Disisi lain sering jg disaksikan ketidakadilan terhadap Islam dan kaum Muslim atas nama HAM yg tersermin dalam beberapa contoh kasus berikut:

Jika ada sekelompok umat Islam yg mengobrak-abrik tempat-tempat mesum, mereka akan dianggap bertindak semena-mena dan menlanggar HAM. Mereka layak dihukum. Sebaliknya, para pelacur dan lelaki hidung belang yg biasa mangkal di tempat-tempat maksiat itu tak tersentuh. Mereka dianggap tidak melanggar HAM, yg wanita dibiarkan karena dianggap sekedar sedang mencari penghidupan, mereka dipandang sedang bekerja, hanya saja mereka diberi status “pekerja” seks komersial. Yg laki-laki pun tidak diapa-apakan karena sekedar sedang mencari hiburan. Apalagi mereka telah membayar uang sekian kepada pengelola pelacuran, yg kebetulan dipajaki oleh PEMDA setempat.
Ketika umat Islam menghujat kelompok sesat seperti ahmadiyah atau al-qiyadah al-islamiyah, kaum liberal ribut sembari menuduh umat Islam tidak dewasa, tidak menghormati kebebasan dan melanggar HAM. Bahkan fatwa “sesat” MUI yg dinisbatkan kepada kelompok sesat itu mereka pandang sesat. Sebaliknya ketika ada sekelompok umat Islam menyuarakan aspirasinya tentang perlunya Indonesia menerapkan Syariah dan menegakkan Khilafah, atas nama kebebasan dan HAM pula kaum liberal mencap mereka sebagai musuh kebebasan, dan Syariah yg diusungnya berpotensi melanggar HAM dan mengancam keragaman......

Demikianlah atas nama HAM dan Demokrasi pelaku asusila dibela, sementara pelaku amar makruf nahi mungkar dicerca; para penoda kesucian agama Islam dibiarkan, sementara MUI yg berniat melindungi kehormatan Islam disalahkan atas nama HAM. Pelaku perselingkuhan (perzinaan) dipandang wajar, sementara pelaku poligami dianggap kurang ajar; para penolak pornografi-pornoaksi dicaci-maki, sementara pelakunya dipandang pekerja seni. Atas nama HAM pula, para pejuang Syariah dituduh memecah belah, sementara pengusung sekularisme dan liberalisme dianggap membawa berkah.
Itulah secuil gambaran tentang betapa bobroknya demokrasi dan HAM…. Disamping jelas-jelas bobrok, demokrasi dan HAM juga nyata-nyata tidak jelas juntrungannya. Dalam demokrasi, katanya rakyat yg berdaulat, tapi faktanya yg sangat adikuasa adalah para pemilik modal kuat.
Dalam tataran praktiknya, demokrasi juga menghasilkan sejumlah kerumitan. Sejak berdirinya pada tahun 1776, AS sebagai kampium demokrasi dunia, memerlukan waktu 11 tahun unt menyusun konstitusi, 89 th untuk menghapus perbudakan, 144 th unt memberikan hak pilih kepada kaum wanita, dan 188 th unt menyusun draf konstitusi yg “melindungi” seluruh warga Negara (Strobe Talbott, 1997). Bahkan setelah ratusan tahun hingga hari ini, demokrasi amerika belum jg “rela” memberikan kursi kepresidenan kpd seorang wanita. Padahal demokrasi katanya menjungjung tinggi kesetaraan dan memberikan hak politik yg sama kepada laki-laki maupun perempuan.

Anehnya, dg perjalanan masa lalu yg demikian kelabu dan bahkan kelam serta masa kini yg penuh ironi dan kontradiksi, amerika dg pongahnya memberikan kuliah tentang “demokrasi juga HAM” kepada Negara-negara berkembang yg mayoritasnya adalah negeri-negeri Islam. Yg Lebih aneh lagi adalah para pemuja Demokrasi dan HAM dari kalangan Muslim, yg tetap buta terhadap kebobrokan demokrasi serta menutup mata terhadap kebejatan Negara adikuasa AS sebagai pengusung utamanya.
Benarlah Sir Winston Churchill (PM Inggris pada masa PD-II) yg pernah mengatakan “demokrasi bukanlah system yg baik; dia menyimpan kesalahan dalam dirinya (built-in-error).”

Inikah demokrasi dan HAM yg dielu-elukan oleh sebagian kalangan, khusunya rezim yg saat ini lagi berkuasa…..?????
Sungguh ironi…

Wama tawfiqi illa billah

Senin, 12 April 2010

Uskup Polandia: Holocaust Cuma Rekaan Yahudi

Uskup Polandia Tadeusz Pieronek membuat Yahudi berang karena menyinggung soal Holocaust. Ia menyebut Holocaust sebagai hasil rekaan orang-orang Yahudi dan sudah dimanipulasi sedemikian rupa untuk mendapatkan simpati masyarakat dunia.

Uskup Pieronek mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara yang dimuat situs Italian Catholic. "Holocaust adalah rekaan Yahudi. Orang-orang Yahudi menikmati dukungan dari media massa karena mereka punya mesin uang yang kuat, punya pengaruh yang besar dan mendapatkan dukungan penuh tanpa syarat dari AS. Hal itu membuat mereka bersikap sangat arogan yang membuat saya tidak tahan," kata Pieronek di situs tersebut.

Ia menambahkan, mayoritas korban di kamp-kamp konsentrasi Nazi memang Yahudi, tapi ada juga korban dari kalangan warga Polandia, orang-orang Gipsi, orang-orang Italia dan umat Katolik. "Jadi tidak pantas rasanya, Yahudi mengklaim tragedi itu untuk alat propaganda," sambung Pieronek.

Ia juga mengecam kebiadaban Israel terhadap rakyat Palestina. Menurutnya, tindakan Israel di Palestina lebih kejam dibandingkan dengan kamp-kamp konsentrasi dan penyimpangan yang dilakukan Nazi. "Kejahatan Israel di Palestina masih perlu mendapat perhatian khusus," tukasnya.

"Dengan melihat foto-foto di tembok, kita bisa menyimpulkan ketidakadilan kolosal yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. Israel memperlakukan rakyat Palestina seperti binatang dan hak-hak rakyat Palestina dilanggar," sambung Uskup Pieronek merujuk pada tembok pembatas yang dibangun Israel di Tepi Barat.

Pernyataan Pieronek kontan menuai kemarahan organisasi-organisasi Yahudi yang hari Rabu lusa akan memperingati 65 tahun tragedi Holocaust. European Jewish Congress President Dr. Moshe Kantor menuding Uskup Polandia itu sudah membuat pernyataan anti-Semit dan tudingan palsu pada orang-orang Yahudi. (ln/JP/Ynet)

Nazi Jerman Dan Zionis Internasional Bekerjasama Dalam Masalah Yahudi

Lenni Brennon, pengarang “Zionism in The Age of Dictators” dengan berani mengungkap bukti baru dalam tulisannya. Ia berhasil mengumpulkan sejumlah dokumen penting yang menyimpulkan bahwa gerakan Zionisme Yahudi melakukan kolaborasi dengan Nazi. Walhasil, ribuan orang Yahudi yang tewas dan selama ini dalam sejarah dikenal sebagai objek Holocaust yang dimulai pada tahun 1942 oleh Nazi Jerman, ternyata merupakan tumbal belaka untuk menjadi langkah pencapaian strategi Zionis Internasional.

Dalam pembukaan bukunya, Brenner menguraikan bagaimana Zionis memiliki sejarah panjang mengenai kerjasama tak tahu malu dengan Nazi, khususnya setelah sang diktator Adolph Hitler mulai berkuasa di tahun 1933. Zionis, tulis Brenner, juga melakukan kolaborasi dengan Negara-Negara “Poros” lainnya dalam Perang Dunia II, termasuk Benito Mussolini dari Italia dan Hideki Tojo dari Jepang.

Salah satu contohnya, pada 29 Maret 1936, orang-orang Zionis membanggakan Il Duce dan rezimnya, pada pembukaan sekolah maritim, yang didirikan oleh pemerintah Fasis, di Civitavecchia. Disinilah tempat para Zionis muda, yaitu “The Betar” dilatih dan dipersiapkan untuk masa depan negara Israel. Fakta lain adalah bahwa “Kongres III Komunitas Yahudi di Timur Jauh” (The Third Congress of The Jewish Community of the Far East) pada january 1940 di Harbin, Manchuria, merupakan pendidikan tentara penjajah yang brutal oleh militer kerajaan Jepang.

Ketika terjadi pembantaian rakyat Jepang, “Rape of Nanking”, pada bulan Desember 1937, dan insiden “Crystal Night” pada 9 november 1938, Zionis mengeluarkan pernyataan untuk melegitimasi penjajahan terhadap Jepang. Zionis juga berencana untuk berdagang dengan pemerintah Berlin dimana para Yahudi Jerman dapat menebus property Nazi dan melakukan ekspor ke Inggris yang mendudukki Palestina.

Puncak dari semua itu adalah kunjungan SS-Hauptscharführer Adolph Eichman ke Palestina pada bulan oktober 1937 sebagai tamu dari Zionis. Ia juga menemui Feivel Polkes di Mesir, seorang mata-mata Zionis dimana Eichman menggambarkannya sebagai “pemimpin fungsionaris Haganah”. Sebagai seorang informan, Polkes juga digaji oleh Nazi.

Brenner bukan penulis pertama yang mengangkat tema kerjasama kepemimpinan Nazi dan Zionis. Ada Rolf Hielberg dengan bukunya “The Destruction of European Jews”; Hannah Arendt dengan “Eichmann in Jerusalem”; Ben Hecht dengan “Perfidy”; Edwin Black dengan “The Transfer Agreement”; Francis R. Nicosia dengan “The Third Reich and the Palestine Question”; Rudolf Vrba dan Alan Bestic dengan “I Cannot Forgive”; dan Rafael Medoff dengan “The Deadening Silence: American Jews and the Holocaust,” yang juga sangat berani mengungkap kedok rekayasa keji Zionis dan Nazi.

Yang mengherankan juga adalah fakta setelah dibuat undang-undang Ras Anti-Yahudi pada bulan september 1935 di Nürnberg, justru hanya ada dua bendera yang boleh berkibar di Nazi Jerman. Salah satunya adalah bendera favorit Hitler, swastika, sedang yang lain adalah bendera biru putih, banner Zionisme! Para Zionis juga diperbolehkan mempublikasikan koran sendiri. Alasannya; Zionis dan Nazi memiliki kepentingan yang sama, yaitu membuat Yahudi Jerman emigrasi ke Palestina. Pada 21 juni 1933, Federasi Zionis Jerman mengirim memorandum rahasia terhadap Nazi, yang antara lain berisi pernyataan, “Menurut kami, jawaban dari pertanyaan Yahudi sangat memuaskan negara (German Reich) dan hanya dapat berlangsung dengan kolaborasi dari gerakkan Yahudi yang bertujuan memperbaharui sosial, kultural dan moral golongan Yahudi. Tapi pembaharuan nasional seperti itu, pertama tama harus menciptakan kondisi sosial yang meyakinkan dan dasar spiritual sebagai solusi,…”.

Sumber :
www.swaramuslim.com
www.ztruth.typepad.com

Sedikit Catatan Tentang Berita “Hitler Meninggal Di Indonesia”

Sedikit Catatan Tentang Berita “Hitler Meninggal Di Indonesia”

Kaget juga sekaligus bangga pas membaca berita bahwa pihak Istana Negara menanggapi tentang heboh berita meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia, yang salah satu di antaranya diangkat oleh Vivanews. Kenapa bangga? Soalnya tidak lain dan tidak bukan, karena blog inilah yang PERTAMA mengangkat berita tersebut ke dunia internet!

Berawal dari hobi saya mengumpulkan berita-berita dan segala sesuatu tentang Nazi dan Hitler (yang dilakukan dari sejak SD!). Salah satu di antaranya adalah artikel yang dimuat di surat kabar Pikiran Rakyat tertanggal 24 Februari 1994, yang memuat kabar mengejutkan tentang kemungkinan Hitler menghabiskan sisa hidupnya disini. Langsung saja saya salin artikel tersebut dalam buku Big Boss yang memang saya khususkan untuk mengkliping hal-hal terkait. Anehnya, yang saya tahu adalah zaman dulu tak sampai terjadi kehebohan mengenai masalah ini. Entahlah, apa karena beritanya “hanya” dimuat di sebuah koran daerah, atau memang masalah perNazian ini masih belum booming di tanah air?

Ketika saya mulai membuat blog ini, tentu saja pikiran untuk mengangkat kembali masalah ini terngiang terus dalam pikiran saya, sehingga saya akhirnya memposting hasil klipingan tersebut dengan judul “Adolf Hitler Lari Dan Mati Di Indonesia” dengan tanggal posting 29 April 2009. Waktu itu saya tak pernah menduga bahwa reaksi akan kemunculan berita ini akan lumayan heboh sehingga “mengundang” pihak pemerintah untuk ikut berkomentar. Saya hanya ingin ada penelitian lebih lanjut mengenai masalah ini, yang dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai minat dan, ini dia, duit. Saya sendiri memang sangat berminat untuk menyelidiki misteri ini sehingga kebenarannya akan terungkap, tapi apa daya dana tidak mencukupi untuk ngalor ngidul ke Jawa mengunjungi makam “Hitler”!

Kemudian mulailah artikel tersebut dikutip sana-sini. Ada yang secara jujur mengungkapkan sumbernya, meskipun lebih sering yang asal kutip tanpa menyebutkan sumbernya. Mulai juga beberapa berita baru muncul belakangan yang memperlihatkan bahwa telah ada upaya dari orang atau badan tertentu untuk meneliti lebih jauh tentang keabsahan berita ini, termasuk mengunjungi langsung ke sumber beritanya, plus menziarahi makam tokoh misterius yang bernama Dr. Foch tersebut.

Jika saja ada yang rajin menyimpan klipingan artikel harian “Pikiran Rakyat” sekitar tahun 1983, tentu akan menemukan tulisan dokter Sosrohusodo mengenai pengalamannya bertemu dengan seorang dokter tua asal Jerman bernama Poch di pulau Sumbawa Besar pada tahun 1960. Dokter tua itu kebetulan memimpin sebuah rumah sakit besar di pulau tersebut.

Tapi bukan karena mengupas kerja dokter Poch, jika kemudian artikel itu menarik perhatian banyak orang, bahkan komentar sinis dan cacian! Namun kesimpulan akhir artikel itulah yang membuat banyak orang mengerutkan kening. Sebab dengan beraninya Sosro mengatakan bahwa dokter tua asal Jerman yang pernah berbincang-bincang dengannya, tidak lain adalah Adolf Hitler, mantan diktator Jerman yang super terkenal karena telah membawa dunia pada Perang Dunia II!

Beberapa “bukti” diajukannya, antara lain dokter Jerman tersebut cara berjalannya sudah tidak normal lagi, kaki kirinya diseret. Tangan kirinya selalu gemetar. Kumisnya dipotong persis seperti gaya aktor Charlie Chaplin, dengan kepala plontos. Kondisi itu memang menjadi ciri khas Hitler pada masa tuanya, seperti dapat dilihat sendiri pada buku-buku yang menceritakan tentang biografi Adolf Hitler (terutama saat-saat terakhir kejayaannya), atau pengakuan Sturmbannführer Heinz Linge, bekas salah seorang pembantu dekat sang Führer. Dan masih banyak “bukti” lain yang dikemukakan oleh dokter Sosro untuk mendukung dugaannya.

Keyakinan Sosro yang dibangunnya dari sejak tahun 1990-an itu hingga kini tetap tidak berubah. Bahkan ia merasa semakin kuat setelah mendapatkan bukti lain yang mendukung ‘penemuannya’. “Semakin saya ditentang, akan semakin keras saya bekerja untuk menemukan bukti-bukti lain,” kata lelaki yang lahir pada tahun 1929 di Gundih, Jawa Tengah ini ketika ditemui di kediamannya di Bandung.

Andai saja benar dr. Poch dan istrinya adalah Hitler yang tengah melakukan pelarian bersama Eva Braun, maka ketika Sosro berbincang dengannya, pemimpin Nazi itu sudah berusia 71 tahun, sebab sejarah mencatat bahwa Adolf Hitler dilahirkan tanggal 20 April 1889. “Dokter Poch itu amat misterius. Ia tidak memiliki ijazah kedokteran secuilpun, dan sepertinya tidak menguasai masalah medis,” kata Sosro, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang sempat bertugas di pulau Sumbawa Besar ketika masih menjadi petugas kapal rumah sakit Hope.

Sebenarnya, tumbuhnya keyakinan pada diri Sosro mengenai Hitler di pulau Sumbawa Besar bersama istrinya Eva Braun, tidaklah suatu kesengajaan. Ketika bertugas di pulau tersebut dan bertemu dengan seorang dokter tua asal Jerman, yang ada pada benak Sosro baru tahap kecurigaan saja.

Meskipun begitu, ia menyimpan beberapa catatan mengenai sejumlah “kunci” yang ternyata banyak membantu. Perhatiannya terhadap literatur tentang Hitler pun menjadi kian besar, dan setiap melihat potret tokoh tersebut, semakin yakin Sosro bahwa dialah orang tua itu, orang tua yang sama yang bertemu dengannya di sebuah pulau kecil d Indonesia!

Ketidaksengajaan itu terjadi pada tahun 1960, berarti sudah dua puluh tahun lebih ia meninggalkan pulau Sumbawa Besar.

Suatu saat, seorang keponakannya membawa majalah Zaman edisi no.15 tahun 1980. Di majalah itu terdapat artikel yang ditulis oleh Heinz Linge, bekas pembantu dekat Hitler, yang berjudul “Kisah Nyata Dari Hari-Hari Terakhir Seorang Diktator”, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria.

Pada halaman 59, Linge mula-mula menceritakan mengenai bunuh diri Hitler dan Eva Braun, serta cara-cara membakar diri yang kurang masuk di akal. Kemudian Linge membeberkan keadaan Hitler pada waktu itu.

“Beberapa alinea dalam tulisan itu membuat jantung saya berdetak keras, seperti menyadarkan saya kembali. Sebab di situ ada ciri-ciri Hitler yang juga saya temukan pada diri si dokter tua Jerman. Apalagi setelah saya membaca buku biografi ‘Hitler’. Semuanya ada kesamaan,” ungkap ayah empat anak ini.

Heinz Linge menulis, “beberapa orang di Jerman mengetahui bahwa Führer sejak saat itu kalau berjalan maka dia menyeret kakinya, yaitu kaki kiri. Penglihatannya pun sudah mulai kurang terang serta rambutnya hampir sama sekali tidak tumbuh… kemudian, ketika perang semakin menghebat dan Jerman mulai terdesak, Hitler menderita kejang urat.”

Linge melanjutkan, “di samping itu, tangan kirinya pun mulai gemetar pada waktu kira-kira pertempuran di Stalingrad (1942-1943) yang tidak membawa keberuntungan bagi bangsa Jerman, dan ia mendapat kesukaran untuk mengatasi tangannya yang gemetar itu.” Pada akhir artikel, Linge menulis, “tetapi aku bersyukur bahwa mayat dan kuburan Hitler tidak pernah ditemukan.”

Lalu Sosro mengenang kembali beberapa dialog dia dengan “Hitler”, saat Sosro berkunjung ke rumah dr. Poch. Saat ditanya tentang pemerintahan Hitler, kata Sosro, dokter tua itu memujinya. Demikian pula dia menganggap bahwa tidak ada apa-apa di kamp Auschwitz, tempat ‘pembantaian’ orang-orang Yahudi yang terkenal karena banyak film propaganda Amerika yang menyebutkannya.

“Ketika saya tanya tentang kematian Hitler, dia menjawab bahwa dia tidak tahu sebab pada waktu itu seluruh kota Berlin dalam keadaan kacau balau, dan setiap orang berusaha untuk lari menyelamatkan diri masing-masing,” tutur Sosrohusodo.

Di sela-sela obrolan, dr. Poch mengeluh tentang tangannya yang gemetar. Kemudian Sosro memeriksa saraf ulnarisnya. Ternyata tidak ada kelainan, demikian pula tenggorokannya. Ketika itu, ia berkesimpulan bahwa kemungkinan “Hitler” hanya menderita parkisonisme saja, melihat usianya yang sudah lanjut.

Yang membuat Sosro terkejut, dugaannya bahwa sang dokter mungkin terkena trauma psikis ternyata diiyakan oleh dr. Poch! Ketika disusul dengan pertanyaan sejak kapan penyakit itu bersarang, Poch malah bertanya kepada istrinya dalam bahasa Jerman.

“Itu kan terjadi sewaktu tentara Jerman kalah perang di Moskow. Ketika itu Goebbels memberi tahu kamu, dan kamu memukul-mukul meja,” ucap istrinya seperti ditirukan oleh Sosro. Apakah yang dimaksud dengan Goebbels adalah Joseph Goebbels, Menteri Propaganda Jerman yang terkenal setia dan dekat dengan Hitler? Istrinya juga beberapa kali memanggil dr. Poch dengan sebutan “Dolf”, yang mungkin merupakan kependekan dari Adolf!

Setelah memperoleh cemoohan sana-sini sehubungan dengan artikelnya, tekad Sosrohusodo untuk menuntaskan masalah ini semakin menggebu. Ia mengaku bahwa kemudian memperoleh informasi dari pulau Sumbawa Besar bahwa Poch sudah meninggal di Surabaya. Beberapa waktu sebelum meninggal, istrinya pulang ke Jerman. Poch sendiri konon menikah lagi dengan nyonya S, wanita Sunda asal Bandung, karyawan di kantor pemerintahan di pulau Sumbawa Besar!

Untuk menemukan alamat nyonya S yang sudah kembali lagi ke Bandung, Sosro mengakui bukanlah hal yang mudah. Namun akhirnya ada juga orang yang memberitahu. Ternyata, ia tinggal di kawasan Babakan Ciamis! Semula nyonya S tidak begitu terbuka tentang persoalan ini. Namun karena terus dibujuk, sedikit demi sedikit mau juga nyonya S berterus terang.

Begitu juga dengan dokumen-dokumen tertulis peninggalan suaminya kemudian diserahkan kepada Sosrohusodo, termasuk foto saat pernikahan mereka, plus rebewes (SIM) milik dr. Poch yang ada cap jempolnya. Dari nyonya S diketahui bahwa dr. Poch meninggal tanggal 15 Januari 1970 pukul 19.30 pada usia 81 tahun di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya akibat serangan jantung. Keesokan harinya dia dimakamkan di desa Ngagel.

Dalam salah satu dokumen tertulis, diakuinya bahwa ada yang amat menarik dan mendukung keyakinannya selama ini. Pada buku catatan ukuran saku yang sudah lusuh itu, terdapat alamat ratusan orang-orang asing yang tinggal di berbagai negara di dunia, juga coretan-coretan yang sulit dibaca. Di bagian lainnya, terdapat tulisan steno. Semuanya berbahasa Jerman. Meskipun tidak ada nama yang menunjukkan kepemilikan, tapi diyakini kalau buku itu milik suami nyonya S.

Di sampul dalam terdapat kode J.R. KepaD no.35637 dan 35638, dengan masing-masing nomor itu ditandai dengan lambang biologis laki-laki dan wanita. “Jadi kemungkinan besar, buku itu milik kedua orang tersebut, yang saya yakini sebagai Hitler dan Eva Braun,” tegasnya dengan suara yang agak parau.

Negara yang tertulis pada alamat ratusan orang itu antara lain Pakistan, Tibet, Argentina, Afrika Selatan, dan Italia. Salah satu halamannya ada tulisan yang kalau diterjemahkan berarti : Organisasi Pelarian. Tuan Oppenheim pengganti nyonya Krüger. Roma, Jl. Sardegna 79a/1. Ongkos-ongkos untuk perjalanan ke Amerika Selatan (Argentina).

Lalu, ada pula satu nama dalam buku saku tersebut yang sering disebut-sebut dalam sejarah pelarian orang-orang Nazi, yaitu Prof. Dr. Draganowitch, atau ditulis pula Draganovic. Di bawah nama Draganovic tertulis Delegation Argentina da imigration Europa – Genua val albaro 38. secara terpisah di bawahnya lagi tertera tulisan Vatikan. Di halaman lain disebutkan, Draganovic Kroasia, Roma via Tomacelli 132.

Majalah Intisari terbitan bulan Oktober 1983, ketika membahas Klaus Barbie alias Klaus Altmann bekas polisi rahasia Jerman zaman Nazi, menyebutkan alamat tentang Val Albaro. Disebutkan pula bahwa Draganovic memang memiliki hubungan dekat dengan Vatikan Roma. Profesor inilah yang membantu pelarian Klaus Barbie dari Jerman ke Argentina. Pada tahun 1983 Klaus diekstradisi dari Bolivia ke Prancis, negara yang menjatuhkan hukuman mati terhadapnya pada tahun 1947.

“Masih banyak alamat dalam buku ini, yang belum seluruhnya saya ketahui relevansinya dengan gerakan Nazi. Saya juga sangat berhati-hati tentang hal ini, sebab menyangkut negara-negara lain. Saya masih harus bekerja keras menemukan semuanya. Saya yakin kalau nama-nama yang tertera dalam buku kecil ini adalah para pelarian Nazi!” tandasnya.

Mengenai tulisan steno, diakuinya kalau ia menghadapi kesulitan dalam menterjemahkannya ke dalam bahasa atau tulisan biasa. Ketika meminta bantuan ke penerbit buku steno di Jerman, diperoleh jawaban bahwa steno yang dilampirkan dalam surat itu adalah steno Jerman “kuno” sistem Gabelsberger dan sudah lebih dari 60 tahun tidak digunakan lagi sehingga sulit untuk diterjemahkan.

Tetapi penerbit berjanji akan mencarikan orang yang ahli pada steno Gabelsberger. Beberapa waktu lamanya, datang jawaban dari Jerman dengan terjemahan steno ke dalam bahasa Jerman. Sosrohusodo menterjemahkannya kembali ke dalam bahasa Indonesia. Judul catatan dalam bentuk steno itu, kurang lebih berarti “keterangan singkat tentang pengejaran perorangan oleh Sekutu dan penguasa setempat pada tahun 1946 di Salzburg”. Kota ini terdapat di Austria.

Di dalamnya berkisah tentang “kami berdua, istri saya dan saya pada tahun 1945 di Salzburg”. Tidak disebutkan siapakah ‘kami berdua’ di situ. Dua insan tersebut, kata catatan itu, dikejar-kejar antara lain oleh CIC (dinas rahasia Amerika Serikat). Pada pokoknya, menggambarkan penderitaan sepasang manusia yang dikejar-kejar oleh pihak keamanan.

Di dalamnya juga terdapat singkatan-singkatan yang ditulis oleh huruf besar, yang kalau diurut akan menunjukkan rute pelarian keduanya, yaitu B, S, G, J, B, S, R. “Cara menyingkat seperti ini merupakan kebiasaan Hitler dalam membuat catatan, seperti yang pernah saya baca dalam literatur yang lainnya,” Sosrohusodo memberikan alasan.

Dari singkatan-singkatan itu, lalu Sosro mencoba untuk mengartikannya, yang kemudian dikaitkan dengan rute pelarian. Pelarian dimulai dari B yang berarti Berlin, lalu S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Beograd), S (Sarajevo) dan R (Roma). Tentang Roma, Sosro menjelaskan bahwa itu adalah kota terakhir di Eropa yang menjadi tempat pelariannya. Setelah itu mereka keluar dari benua tersebut menuju ke suatu tempat, yang tidak lain tidak bukan adalah pulau Sumbawa Besar di Nusantara tercinta!

Ia mengutip salah satu tulisan dalam steno tadi : “Pada hari pertama di bulan Desember, kami harus pergi ke R untuk menerima suatu surat paspor, dan kemudian kami berhasil meninggalkan Eropa”. Ini, kata Sosro, sesuai dengan data pada paspor dr. Poch yang menyebutkan bahwa paspor bernomor 2624/51 diberikan di Rom (tanpa huruf akhir A)”. Di buku catatan berisi ratusan alamat itu, nama Dragonic dikaitkan dengan Roma, begitulah Sosro memberikan alasan lainnya.

Lalu mengenai Berlin dan Salzburg, diterangkannya dengan mengutip majalah Zaman edisi 14 Mei 1984. Dikatakan bahwa sejarah telah mencatat peristiwa jatuhnya pesawat yang membawa surat-surat rahasia Hitler yang jatuh di sekitar Jerman Timur pada tahun 1945. “Ini juga menunjukkan rute pelarian mereka,” katanya lagi.

Lalu bagaimana komentar nyonya S yang disebut-sebut Sosro sebagai istri kedua dr. Poch? Konon ia pernah berterus terang kepada Sosro. Suatu hari suaminya mencukur kumis mirip kumis Hitler, kemudian nyonya S mempertanyakannya, yang kemudian diiyakan bahwa dirinya adalah Hitler. “Tapi jangan bilang sama siapa-siapa,” begitu Sosro mengutip ucapan nyonya S.

Membaca dan menyimak ulasan dr. Sosrohusodo, sekilas seperti ada saling kait mengkait antara satu dengan yang lainnya. Namun masih banyak pertanyaan yang harus diajukan kepada Sosro, dengan tidak bermaksud meremehkan pendapat pribadinya berkaitan dengan Hitler, sebab mengemukakan pendapat adalah hak setiap warga negara.

Bahkan Sosrohusodo sudah membuat semacam diktat yang memaparkan pendapatnya tentang Hitler, dilengkapi dengan sejumlah foto yang didapatnya dari nyonya S. Selain itu, isinya juga mengisahkan tentang pengalaman sejak dia lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia hingga bertugas di Bima, Kupang, dan Sumbawa Besar. Ia juga telah mengajukan hasil karyanya ke berbagai pihak, namun belum ada tanggapan. “Padahal tidak ada maksud apa-apa di balik kerja saya ini, hanya ingin menunjukkan bahwa Hitler mati di Indonesia,” katanya mantap.

Bukan hanya Sosro yang mempunyai teori tentang pelarian Hitler dari Jerman ke tempat lain, tapi beberapa orang di dunia ini pernah mengungkapkannya dalam media massa. Peluang untuk berteori seperti itu memang ada, sebab ketika pemimpin Nazi tersebut diduga mati bersama Eva Braun tahun 1945, tidak ditemukan bukti utama berupa jenazah!

Adalah tugas para pakar dalam bidang ini untuk mencoba mengungkap segala sesuatunya, termasuk keabsahan dokumen yang dimiliki oleh Sosrohusodo, nyonya S, atau makam di Ngagel yang disebut sebagai tempat bersemayamnya dr. Poch.

Mungkin para ahli forensik dapat menjelaskannya lewat penelitian terhadap tulang-tulang jenazahnya. Semua itu tentu berpulang pada kemauan baik semua pihak…

Sedikit tambahan yang saya kutip dari Vivanews:

Adolf Hitler, diktator Jerman dan orang yang diyakini bertanggung jawab atas pembantaian bangsa Yahudi, diduga menghabiskan akhir hayatnya di Indonesia — sebagai dr Poch, dokter tua asal Jerman.

Menurut mantan pasiennya, Ahmad Zuhri Muhtar (55), dr Poch tinggal di rumah dinas dokter di Kompleks Rumah Sakit Sumbawa bersama istrinya yang asal Jerman.

Ketika istrinya itu kembali ke negeri asalnya, Poch lalu kesepian. “Dia menyendiri lalu kawin lagi dengan istinya yang asal [Pulau] Jawa, saya tidak tahu persisnya, mungkin Garut,” kata Ahmad kepada VIVAnews, Senin 22 Februari 2010.

Ada lagi fakta menarik soal dr Poch yang diungkap Ahmad. Kata dia, dr Poch bahkan masuk Islam karena menikah dengan perempuan muslim.

“Dinikahkan secara Islam, resepsinya di pendapa kabupaten. Ceritanya seperti itu,” tambah Ahmad.

dr Poch lalu pindah ke Surabaya, ke tempat istri barunya.

Keterangan Ahmad bersesuaian dengan kisah yang diungkap dr Sosrohusodo — dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertemu Poch di Sumbawa.

Kata Sosro, setelah istrinya yang asal Jerman, diduga Eva Braun, meninggalkannya, Poch yang diduga sebagai Hitler menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial ‘S’. Terakhir ‘S’ diketahui tinggal di Babakan Ciamis.

Awalnya ‘S’ menutup mulut, namun akhirnya kepada Sosro, dia menyerahkan sejumlah dokumen milik suaminya, termasuk foto perkawinan, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch.

Ada juga buku catatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman

Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan.

“Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun,” kata Sosro.

Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler — yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar.

Istri kedua Poch, ‘S’ juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, “jangan bilang siapa-siapa.”

Poch yang diduga adalah Hitler meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun.

Sebuah makam di Ngagel jadi pintu masuk untuk menyelidiki kebenaran cerita akhir hayat ’sang Fuhrer’.

Apakah Hitler benar tewas bunuh diri di bunker di Berlin pada 30 April 1945, atau apakah mati dalam usia tua di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, atau Indonesia — masih harus dikaji kebenarannya.

“NAZI Pasti Berusaha Selamatkan Hitler”

Mantan penguasa Jerman, Adolf Hilter dikabarkan meninggal di Surabaya. Sebuah makam bertuliskan dr GA Poch di TPU Ngagel, Surabaya jadi pintu masuk untuk menguak kebenaran misteri ini.

Suhartoko dosen Sejarah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyikapi lunak informasi tersebut. “Benar atau tidak, itu sebuah sejarah besar, kita harus merasa tertantang untuk menelusurinya,” kata Suhartoko.

Diterangkan dia, Jerman pernah menjadi pusat perhatian dunia. Jerman adalah negara kuat, yang tengah mengembangkan nuklir di jamannya.

Itulah yang membuat posisi Jerman diperhitungkan oleh banyak negara.

“Di kepemimpinan Adolf Hitler, Jerman tengah menyiapkan pengerjaan reaktor senjata nuklir di Afrika Barat. Diberi nama Guns of Navarone. Jika itu terwujud, Jerman menjadi negara superpower tidak ada yang menandingi,” lanjut dosen sejarah itu.

“Saat negara itu hancur, Amerika Serikat dan Uni Soviet saling berebut apa saja yang dimiliki Jerman. Termasuk tokoh-tokoh dan ilmuwan NAZI,” terang lulusan S2 UGM ini.

“Saat terjadi kerusuhan besar-besaran, banyak orang pintar atau ilmuwan Jerman yang hilang. Ada yang menyebut mati dibunuh ada juga yang mengatakan diculik dan dibawa ke negara lain. Banyak juga yang hingga saat ini belum diketahui rimbanya,” lanjut dia.

Terkait sejumlah spekulasi yang muncul terkait kematian Hitler, Suhartoko mengatakan bisa jadi pascakerusuhan, Adolf Hitler menghilang.

Dosen itu menyebut, sebagai pucuk pimpinan itu hal wajar, NAZI pasti berusaha melindungi dan menyelamatkan pimpinannnya. Kalau tidak, ia juga akan menjadi korban target “perburuan” orang pintar asal Jerman.

“Nah, yang dihubungkan dengan pelariannya ke Indonesia inilah yang perlu dikaji dengan cermat.

Apalagi, sekarang muncul dugaan makam dr GA Poch di TPU Ngagel adalah Hitler. Ini menarik, karena Indonesia khususnya Surabaya akan kembali tercatat sebagai perjalanan panjang sejarah dunia. Ini tugas Anda menelusurinya,” kata Suhartoko.

Ditanya kemungkinan ada pelarian tentara NAZI ke Indonesia, menurutnya itu sangat mungkin. Sebab, kala itu Indonesia masih ‘dikuasai’ Belanda. Dikatakan, bisa jadi dengan menyaru sebagai tenaga medis, Hitler ataupun orang NAZI lainnya masuk ke Indonesia.

Mereka lalu melakukan tugas kemanusiaan di Pulau Sumbawa Besar. “Itu mungkin saja lhoterjadi,” katanya.

Terlepas, dia [dr Poch] Hitler atau bukan, melakukan kegiatan pengobatan di daerah terpencil, adalah peluang untuk menghilangkan jejak. “Ini menarik,” lanjutnya.

Soal hijrahnya Poch ke Surabaya dan lalu dirawat di RS Karang Menjangan, Suhartoko memberikan beberapa kemungkinan.

Pertama, mungkin saja, Poch sengaja menyembunyikan identitas. Mengaku sebagai sebagai tenaga medis PMI Internasional, hingga dirawat di Karang Menjangan.

“Itu sangat mungkin, sebab sesama petugas kemanusiaan atau (PMI) Internasional Karang Menjangan -yang saat itu dikuasai asing- pasti menerima dan memberikan layanan,” kata dia.

Kemungkinan kedua, Poch dirawat sebagai tentara. Di Surabaya dulu, tentara berpangkat tinggi dirawat di RS Simpang dan RS Darmo. Sementara, Karang Menjagan menjadi rujukan pasien umum, dan juga tentara.

Atau, kemungkinan ketiga, Poch juga ikut bekerja di RS Karang Menjangan sebagai dokter.

Sayangnya, RS Simpang yang diduga menyimpan dokumen sejarah berubah menjadi pertokoan. Arsip atau dokumen itu tidak diketahui rimbanya.

“Saya yakin, semua dokumen saat itu ada di RS Simpang yang kini sudah hilang,” ujar dia.

***

Sebelumnya, spekulasi Adolf Hitler meninggal di Surabaya, itu diawali dari artikel HarianPikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo — dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar.

Kata Sosrohusodo, Poch, dokter tua Jerman yang dia temui di Sumbawa adalah Hitler.

“WN Singapura Mengajak Saya Mencari Hitler”

Wartawan Pikiran Rakyat, Enton Supriyatna mengaku mendapatkan telepon internasional dari Singapura terkait dugaan Adolf Hitler menyaru sebagai dr Poch di Indonesia.

Telepon itu datang lama setelah wawancaranya dengan dr Sosrohusodo pada tahun 1994, dimuat. Sosro bahkan sudah meninggal dunia.

“Orang itu bernama Chong, dia mengaku dititipi amanat berupa data-data tentang tentang Poch oleh keluarga Sosrohusodo,” kata Enton.

Redaktur Pelaksana Galamedia ini mengaku tak tahu apa hubungan Chong dengan keluarga dr Sosro. “Yang saya tahu istri dr Sosro punya bisnis di Singapura dan mempercayakan temuan suaminya pada dia,” jelas Enton.

Dalam blog-nya bertanggal 8 Agustus 2008, Enton menceritakan ucapan Chong saat itu. “Ini persoalan besar, Pak. Mungkin akan menjadi sebuah berita besar dunia, jika kita mampu mengungkap misteri tersebut. Saya ingin mengajak Bapak untuk bekerja sama menjalankan misi ini. Kita harus bertemu secepatnya,” kata Enton, menirukan perkataan Chong.

Chong mengajak bertemu di Batam, untuk membicarakan langkah selanjutnya. “Bahkan dia meminta saya menyiapkan materi jumpa pers di Singapura tentang masalah tersebut. Selanjutnya, akan dijajaki kemungkinan masuk saluran televisi CNN,” kata Enton.

Enton mengaku miskin data dan tak memiliki cukup waktu dan dana untuk investigasi. “Rasa-rasanya, ada hal yang lebih penting dalam hidup saya ketimbang mendalami masalah ini. Maafkan saya, Chong….,” kata Enton dalam blog-nya.

Namun, Enton mengaku minatnya untuk menelusuri kasus ini kembali timbul.” Apalagi diberitakan bahwa tengkorak Hitler yang dimiliki Rusia ternyata tengkorak perempuan,” kata dia.

Cerita Adolf Hitler diduga meninggal di Surabaya, diawali dari artikel Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo — dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar.

Kata Sosrohusodo, Poch, dokter tua Jerman yang dia temui di Sumbawa adalah Hitler. Poch diketahui meninggal di Rumah Sakit Karang Menjangan, Surabaya, Jawa Timur.

Istana Bicara Soal Hitler

Kabar diktaktor Jerman, Adolf Hitler, meninggal di Surabaya sampai juga ke Istana Negara. Juru bicara presiden, Julia Pasha, mengaku sudah mendengarnya. Apa kata dia?

“Susah verifikasi kebenarannya, harus dipastikan kepada yang tahu sejarah,” kata Julian di Istana Negara, Jakarta, Kamis 25 Februari 2010.

Pemerintah sendiri, kata Julian, tidak berniat mengecek kebenarannya. “Nggak-lah harus sejarawan yang bisa memberikan klarifikasi,” kata Julian.

Spekulasi bahwa Hitler meninggal di usia tua di Surabaya, Indonesia diawali artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo — dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar.

Kata Sosrohusodo, Poch, dokter tua Jerman yang dia temui di Sumbawa adalah Hitler.

Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal — dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul.

Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya — yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun.

Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan.

Poch diketahui meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel.

Namun, fakta di mana ’sang Fuhrer’ menghabiskan akhir hayatnya belum bisa dipastikan sampai saat ini. Ada yang yakin Hitler tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945.

Ada juga versi lain, bahwa pemimpin Nazi ini meninggal di Argentina, Brazil, atau sebuah tempat di Amerika Selatan.

Makam dr Poch sendiri di Tempat Pemakaman Umum Ngagel Utara, Surabaya kini tidak terawat. Di atas makam tersebut kini ditumbuhi rumput liar dan tanaman rambat yang oleh warga sekitar disebut golang galing. Makam itu dikelilingi pagar yang sudah berkarat. Sebuah pintu masuk kini sulit dibuka karena sudah saling menempel akibat karat yang melekat kuat. Pagar itu kini dimanfaatkan penjaga makam untuk menjemur pakaian.

Di nisan berbatu granit hitam abu-abu itu hanya tertulis identitas sang dokter sebagai ‘dr GA Poch’. Tidak ditulis kapan Poch lahir dan kapan ia wafat. Selain namanya, identitas lain yang dituliskan hanyalah ‘CC 258′, yakni nomor urut makam. Dia satu-satunya orang asing yang dimakamkan di pemakaman tersebut.

Tidak banyak yang tahu sejarah makam dr Poch karena kuncen makam tersebut sudah meninggal lima tahun silam. Beberapa orang yang pernah mendapat cerita dari sang kuncen mengatakan, dr Poch dimakamkan oleh dokter-dokter yang bertugas di RS Karang Menjangan, tempatnya dirawat di Surabaya.

Sumber :

Harian “Pikiran Rakyat” edisi 24 Februari 1994

Majalah “Zaman” edisi No.15 tahun 1980

Majalah “Zaman” edisi 14 Mei tahun 1984

Majalah “Intisari” edisi bulan Oktober tahun 1983

www.photobucket.com

www.en.wikipedia.org

BUKAN ISLAM PELAKU WTC 9-11




LIVE BROADCAST FROM MOST FAMOUS of WORLD WIDE TV

See the screen shots of the movie which proven if WTC 9-11 was NOT did by osama or any moslems.

So... who is the real terrorist???
Just check it out and answer your questions!
This is so important to defense our self from "their" slander to us if we as mosl...ems are not terrorist!

I believe persons behind bomb bomb in europe, asia or other country, the REAL ACTOR is not moslems!

---- This note below are from mailist group---
Apa yang amerika bilang tentang WTC 11 september 2001?

Pesawat menabrak gedung, gedung kebakaran, lalu GEDUNG RUBUH KARENA API MERUSAK KONSTRUKSI GEDUNG DALAM TEMPO 1 JAM.

Sekali lagi: Penyebab gedung rubuh adalah KARENA API MERUSAK KONSTRUKSI GEDUNG DALAM TEMPO 1 JAM!

Ada lelucon, Jika ada orang membeli organ otak dari yayasan donor tubuh, maka otak orang asia harganya lebih mahal dibanding otak orang eropa! Lho mengapa bisa demikian? Karena otak orang asia masih baru dan tidak pernah dipakai, sedangkan otak orang eropa itu sudah second hand karena sering sekali dipakai!!!

Apakah anda paham maksud lelucon diatas? Kita sering langsung menelan mentah-mentah berita atau kejadian apa saja yang masuk tanpa dipikir lebih panjang, tentu saja dipikir menggunakan akal. Itulah kelebihan manusia dibanding hewan, jika ada umat yang mengakui manusia adalah sama dengan hewan maka itu lain cerita… ;-D

Kembali ke laptop… Tapi apa kenyataanya, apakah betul gedung rubuh karena api?

Prof. Jonathan Barnett, An American Fire Protection Engineering berkata:
“Dalam keadaan api normal, tidak mungkin gedung akan rubuh. Tapi pada kejadian 11 september 2001, saya tidak percaya struktur baja berpelindung bisa rubuh, dimanapun di dunia ini.”

(Video wawancara dapat di download di youtube.com, termasuk pernyataan2 & banyak sekali siaran-siaran langsung dari TV lokal amerika pada saat kejadian WTC 11 september 2001 dibawah ini)

Konstruksi baja “High rise steel protected structure” manapun tidak akan rubuh hanya karena api, sebesar apapun api itu. Baja bisa saja patah, tapi dalam waktu yang lama sekali dan itupun tidak dapat meledak, apalagi menjadi abu, apalagi “HIGH RISE STEEL PROTECTED STRUCTURE”, apalagi hanya dalam tempo 1 jam saja, apalagi bagian tengah gedung & bagian bawah gedung yang jauh dari api pun jadi ABU, apalagi rubuhnya hanya dalam tempo beberapa detik saja, apalagi secara keseluruhan gedung sampai dasarnya pun menjadi abu.

Bagaimana mungkin abu dari runtuhan gedung bisa mencapai ratusan meter jauhnya ke segala jika tidak didorong atau ditiup oleh ledakan yang sangat besar dari dalam gedung?

Tidak masuk akal sama sekali bagi orang eropa! Bagi orang asia sangat mungkin masuk akal!... ;D

Silahkan tanyakan kepada mahasiswa teknik sipil dari universitas manapun!
Seorang rektor universitas di Amerika pun berkata di mimbar civitas akademika: “The collapses of the twin towers & building No.7 had to have been example of controlled demolition from about like thousand of explosives placed throughout each buildings. Many people in the building stated that they thought or heard explosion.”

“Runtuhnya gedung menara kembar WTC & Gedung WTC No.7 adalah contoh dari penghancuran terkontrol yang diakibatkan oleh semacam ribuan bahan-bahan peledak yang sengaja dipasang didalam setiap bangunan. Sungguh banyak sekali orang-orang di dalam gedung yang menyatakan bahwa mereka melihat atau mendengar ledakan-ledakan.”

DAN KENYATAANNYA MEMANG BANYAK SAKSI, REKAMAN VIDEO AMATIR, PARA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN, PARA PETUGAS POLISI, KORBAN YANG SELAMAT, REPORTER, SIARAN-SIARAN LANGSUNG STASIUN TV YANG MEREKAM & MENYATAKAN BAHWA DIA MELIHAT, MENDENGAR, MENYAKSIKAN, DAN MENJADI KORBAN DARI BOM-BOM DAN BAHAN-BAHAN PELEDAK LAINNYA YANG DIPASANG DIDALAM GEDUNG WTC BAIK UTARA & SELATAN.

Lantas bagaimana tega amerika berbohong bahwa gedung itu rubuh oleh api hasil tabrakan?

Padahal untuk merubuhkan gedung itu diperlukan waktu berbulan-bulan untuk mempelajari besar kecilnya seluruh konstruksi yang ada agar keseluruhan gedung menjadi abu agar mudah dibersihkan. Apalagi konstruksi WTC yang sangat tinggi dan besar!

Lantas bagaimana mungkin selama berbulan-bulan “teroris” dapat keluar masuk gedung dengan membawa & memasang serta merakit bahan peledak yang sangat banyak sekali tanpa diketahui keamanan sedikitpun kecuali pemasangan peledak terkontrol itu memang direncanakan sendiri oleh amerika?

Seluruh kompleks WTC disewa baru beberapa bulan sebelum rubuh dan sebelum rubuh pun sudah sengaja di asuransikan. Jika diperhatikan rekaman runtuhnya tampak seperti teratur dari atas ke bawah, persis seperti penghancuran gedung-gedung tua untuk dibangun yang baru, tapi jika diperhatikan dengan seksama dalam gerakan video yang sangat lambat, maka bisa jelas bahwa ada beberapa bom-bom yang meledak sebelum saatnya. Hal ini jelas sekali terlihat dan silahkan saudara download dari youtube.com dengan kata kunci “911 bomb”.

Dalam siaran langsung, dimana reporter WCBS menyatakan bahwa Pesawat yang menabrak itu tidak memiliki jendela dan ada logo lingkaran biru di daerah depan serta jelas sekali bukan berasal dari daerah amerika.

Padahal, pemerintah amerika menyatakan bahwa pesawat yang dibajak adalah pesawat penumpang komersil umum “American Airline”, yang namanya pesawat penumpang ya jelas memiliki jendela, bahkan banyak sekali jendelanya. Sekarang, jika bukan pesawat penumpang komersil berjendela, berarti hanya ada 2 kemungkinan: pesawat cargo atau pesawat militer!

VIDEO AMATIR POLISI SETEMPAT:
Looks someone is calling in public phone:“Yeah He is the one guy that I can tell you if I am is OK, alright?” He give the handset telephone to his friend, and the friend says:

“You want me to call your mother or something?” And suddenly there are BIG BIG HUGE EXPLOSIONS… DHUAR DHUUAAARRR!!! And Mobile camera pointed to WTC building which just across street. And they surprised and asking: What is that?

Tampak seseorang sedang menelpon melalui telepon umum: “Ya, ini ada kawan saya yang bisa memastikan pada kamu kalau saya baik-baik saja, ya?” Dia memberikan gagang telepon pada kawannya itu, dan temannya bertanya:

“Kamu ingin agar saya berbicara pada ibunya atau siapa?” dan tiba-tiba ada BEBERAPA LEDAKAN-LEDAKAN YANG SANGAT KERAS… DHUAR DHUUAAARRR !!! dan kamera hp mengarah ke gedung WTC yang hanya terletak diseberang jalan. Dan mereka heran bertanya: apa itu?

9-11 DOCUMENTARY YOU CAN’T DEBUNK!
DAN BERIKUT ADALAH DOKUMENTASI-DOKUMENTASI YANG TIDAK DAPAT DIBANTAH!

CNN LIVE, AMERICA UNDER ATTACK. Siaran langsung CNN, “Katanya” amerika diserang:

“We heard recorded secondary explosions after the aircraft impacted, it was something else in the base of towers…”
“Kami mendengar jelas adanya ledakan-ledakan setelah pesawat menabrak, (ledakan-ledakan) itu seperti sesuatu yang lain di dasar menara…”

LIVE, ATTACK ON AMERICA, Siaran Langsung, serangan terhadap amerika:

We heard secondary explossions going up every 15 or 20 minutes, and so it is extremely dangerour place to be…! Kami mendengar ledakan-ledakan susulan yang terjadi setiap 15 atau 20 menit, jadi itu menjadi tempat yang sangat berbahaya sekali…!

CNN LIVE, BREAKING NEWS. Siaran langsung CNN:

“…And every few minutes I heard like a small surf that I can believe a secondary explosion sounded!”
“…dan setiap beberapa menit saya mendengar seperti letusan-letusan kecil yang dapat saya pastikan adalah suara dari bahan peledak!”

NBC LIVE, siaran langsung NBC:

“We are block a half away from the site where the explosions was, that area just been evacuated because police has found what they describe as explosives devices and they feels that it might be something that could lead to another explosions…

I spoke to police at the moment and they told me that they have reason to believe that one of the explosion of WTC is a sight from one that have been made curse by impacted of the planes, may have been curse by a man that was planted in the building somekinds likes explosives devices in it. So they feel that many explosive devices planted here in the building or in the jasped area!”

“Kami satu setengah blok jauhnya dari tempat dimana telah terjadi ledakan-ledakan, area itu baru saja dievakuasi karena aparat polisi telah menemukan apa yang mereka pastikan sebagai alat-alat peledak dan mereka merasakan jika itu besar kemungkinannya adalah sesuatu yang dapat menimbulkan ledakan-ledakan berikutnya…

Saya mewancarai polisi saat ini dan mereka mengatakan bahwa mereka mempunyai alasan kuat untuk meyakini jika ledakan-ledakan di WTC bukan disebabkan oleh pesawat-pesawat yang menabrak gedung, besar kemungkinan dilakukan oleh seseorang yang sengaja menanam sesuatu seperti bahan-bahan peledak aktif didalam gedung. Jadi, mereka sangat yakin bahwa banyak sekali bahan-bahan peledak yang dipasang didalam gedung atau disekitarnya!”

WAWANCARA KORBAN:

We heard another explosions and I’m telling that was the one came from the lower level. The first explosion and second explosion in the same building, it’s truth!

Kami mendengar ledakan-ledakan lainnya dan saya berkata jika ledakan itu berasal dari lantai bawah. Ledakan pertama dan ledakan kedua berada di gedung yang sama. Ini sungguh! Asli lhooo…!

WCBS Live, Siaran Langsung WCBS:

Patrol agency, they believe that they was saw some of explosive devices…! Satpam percaya bahwa mereka melihat beberapa dari bahan-bahan peledak.

“Just moment ago, I spoke to the chief of safety from fire department. Chief! Our theory was the possiblilty of the secondary devices, that is another bombs going off. He try to get his men out as quickly as he could, but he said that there’s another explosions which took place.

And then, and our after to be the first hit here on the first craft that took place. He said: “There was another explosions that took places in any one of the towers here.” He think that there were actually devices that were planted in the building. The second devices, he think: He speculated was probably planted in the buildings.”

“Beberapa saat lalu, Saya mewancarai Kepala keamanan dari Pemadam Kebakaran. Pak! pengamatan saya adalah kemungkinan adanya peledak-peledak lain, disamping bom-bom yang sudah meledak. Dia mencoba memerintahkan anak buahnya untuk segera secepatnya keluar dari lokasi sedapat mungkin, dan dia juga mengatakan ada banyak peledak-peledak lain di banyak tempat.

Lalu, kami ialah (reporter) yang pertama kali sampai kemari. Dia berkata: “Ada banyak peledak-peledak diberbagai tempat di sembarang gedung ini.” He memastikan peledak-peledak sungguhan yang dipasang didalam gedung. Sementara peledak-peledak tambahan lainnya, dia memperkirakan ditanam disekitar gedung-gedung.”

SIARAN MSNBC: First one and then the other some say after secondary explosion…! Pertama dan diikuti oleh ledakan-ledakan lainnya…!

SIARAN LAINNYA (TANPA LOGO TV): We understand now there has been secondary explosion on the tower 2! Kami sadar sekarang baru saja terjadi ledakan-ledakan pada menara nomor dua.

COURTESY ABC: … gak jelas ngomong apa… capek deh… :D

VIDEO AMATIR ANGGOTA PEMADAM KEBAKARAN:

There’s a bomb in the building!
There’s a bomb in the building, start clearing out!
I’m sorry you say there is a bomb?
What did you say?
There’s a bomb in the building, start clearing out!
Got it!
There’s a report of a secondary device in the area!
I got a secondary device!
Report of a secondary…!

Ada bom didalam gedung!
Ada bom didalam gedung! Segera menyingkir jauh-jauh!
Maaf, kau bilang ada bom?
Apa yang kamu bilang?
Ada bom didalam gedung! Segera menyingkir jauh-jauh!
Saya paham!
Ada yang bilang peledak-peledak tambahan di sini!
Saya menemukan peledak-peledak tambahan!
Lapor, ada yang menemukan peledak-peledak tambahan!

WAWANCARA ABC DENGAN MARLENE CRUZ, KORBAN YANG SELAMAT:

“Tell me how your feeling? How did you get there and what happenned to you?”

“I was on the WTC, I’m a carpenter and I gonna do a job and when I get in the elevator, 3rd elevator and I heard the first explosion and elevator blew up, those blew up and trap. I was lucky that elevator that cought between two floor.”

“Which floors?”

“B Level and Base Main Level … bla bla bla…”

Ceritakan pada kami bagaimana perasaan anda? Bagaimana anda masuk kesana dan apa saja yang terjadi pada anda?

“Saya sedang di WTC, saya tukang kayu dan saya akan melakukan sebuah tugas dan saat saya masuk ke dalam lift, lift nomor 3, saya mendengar ledakan pertama dan elevator ikut meledak, dimana-mana meledak dan terjebak. Saya beruntung saat itu karena lift terganjal diantara dua lantai.”

“Lantai yang mana?”

“Lantai B dan Lantai Dasar Utama … dst”

Wawancara dengan Stephen Evans:
There was another BIIIGGG BIG EXPLOSIONS in the other tower….bla bla bla… But that big explosion from much much low, I don’t know what espouse that…

Ada ledakan yang saaaangat sangat besar di bagian menara lain… dst dsb dll… tapi ledakan besar itu datang dari tempat yang sangat-sangat rendah, saya tak habis mengerti bagaimana itu bisa terjadi… (sementara pesawat menabrak diatas tapi ledakannya dibawah).

THE ULTIMATE CON…KEBOHONGAN YANG SANGAT BESAR

Reporter NBC LIVE:

“I can told that the aircraft hit the building, bun since I get outside, I cought second explosion and another bomb bomb and more smoke and more dark. I ran inside building to clean air but again black smoke through the air.

Within 5 minutes, we were covered again with more saw and more dust and firemen has came in and said: We have to leave because there was third explosion. This building right on blast.”

“Seperti yang telah saya utarakan bahwa pesawat menabrak gedung, tapi sejak saya keluar, saya mendapati ledakan kedua dan bom bom lainnya dan banyak asap dan sangat gelap. Saya lari kedalam gedung untuk mendapatkan udara bersih tapi lagi-lagi asap hitam menutupi udara.

Dalam tempo kurang dari lima menit, kami dihujani lagi dengan lebih banyak serpihan-serpihan dan lebih banyak lagi debu lalu datanglah petugas pemadam kebakaran dan menyuruh kami segera pergi karena ditemukan rombongan peledak-peledak yang ke tiga. Gedung ini akan segera meledak.”

The EXPLOSIONS…! LEDAKAN-LEDAKAN… (Saksi lain)…

…SECONDARY EXPLOSIONS… LEDAKAN-LEDAKAN SUSULAN… (Saksi berbeda)…

…EXPLOSIVE BLOW AND NOT EVERY BODY GET OVER… Bom meledak dan tidak semua orang dapat menghindar… (Saksi lain lagi)…

FOX NEWS ALERT:

The FBI were taking photograph, securing this area, just prior to that HUGE explosion that we all are heard…! FBI sudah mengambil gambar, mengamankan lokasi ini, segera setelah ledakan DAHSYAT yang kita dengar semua…!

MOST THE VICTIMS SO FAR WERE PEOPLE OUTSIDE OF THE BLOWN UP BUILDING!

SEJAUH INI PARA KORBAN ADALAH ORANG-ORANG YANG ADA DILUAR DARI SEKITAR GEDUNG YANG MELEDAK!
AMERICA RESPONS:

The sound like gun fire, bang bang bang bang, and then also three big explosions
Suaranya seperti senapan api, beng beng beng beng, dan lalu diikuti tiga ledakan besar

FOX NEWS ALERT, with police officer Live, Siaran langsung FOX dengan seorang polisi:

For me the sound like…for me the sound like… an explosion… but a huge explosion…

Menurut saya suaranya seperti… Menurut saya suaranya seperti… sebuah ledakan… tapi ledakan yang sangat besar…

The building just collaps now, I saw blow!
Gedung baru saja runtuh sekarang, kulihat meledak!

CNN Live siaran langsung:
and another explosions…! …Dan ledakan-ledakan lainnya!

Just we saw some kind an explosion, a lot of smoke come out on the top of the tower and then collaps down into the street.

Baru saja kita saksikan sesuatu seperti ledakan, banyak sekali asap keluar dari puncak menara dan jatuh ke jalanan dibawah.

WAWANCARA DENGAN IBU-IBU, sambil menangis…:
We know “BOOOM BOOOM” that gonna shaken…
Kami mendengar “BUUUM BUUUM” yang mengagetkan jantung…

WAWANCARA DENGAN BAPAK-BAPAK…:
BIG EXPLOSION! Ledakan yang besar cekaleeeee!

LIVE WCBS siaran langsung: …We heard very loud blasted explosions… Kami mendengar ledakan kuat yang sangat keras suaranya…

LIVE CNN siarang langsung: … And then the entire top of building just blow up… dan seluruh bagian atas menara baru saja meledak…

FOX LIVE siarang langsung:
“When I try to say people at the moment, we heard a big explosion coming down, everything here went black, everything went black, people got hurt, it was a big explosion, everything got dark, real dark as you know behind me it’s all coming from building. It was terrible nightmare.”

“Ketika saya mencoba memberitahu orang-orang saat itu, kami semua mendengar ledakan sangat keras, semua disini menjadi hitam, semua menjadi hitam, ada orang yang terluka, ledakan itu sangat besar, semua menjadi gelap, sangat gelap seperti yang anda lihat dibelakang saya dan semua itu datang dari dalam gedung. Itu tadi seperti malam yang sangat mengerikan.”

FOX5 live, siaran langsung:
I was down on the basement and I heard some of a lot bangs
Saya sedang di lantai bawah dan saya mendengar beberapa dari banyak sekali ledakan…

NBC LIVE:
…By the fourth of the explosions… diakibatkan oleh ledakan-ledakan ke empat…

I was five blocks away when I heard the explosions…
Saya sekitar lima blok jauhnya saat kudengar ledakan-ledakan…

NBC news:

THIS IS CLEARLY THE WAY DESTRUCTION COLLAPS. THIS IS THE RESULT OF SOMETHING THAT IT WAS PLAN. IT’S NOT ACCIDENTAL, THE FIRST BUILDING TOWER JUST COLLAPSE AND THE SECOND TOWER HAPPENED COLLAPSE AND EXACTLY THE SAME WAY. HOW THEY CAN PUSH THIS? WE DON’T KNOW!

INI JELAS SEKALI RUNTUH DIHANCURKAN. INI HASIL DARI SESUATU YANG MEMANG DIRENCANAKAN SEBELUMNYA. INI BUKAN KECELAKAAN, GEDUNG PERTAMA BARU SAJA RUNTUH, DISUSUL GEDUNG KEDUA JUGA RUNTUH DAN SAMA PERSIS PROSES RUNTUHNYA. BAGAIMANA MEREKA BISA MELAKUKANNYA? KAMI TIDAK TAHU!


THE ULTIMATE CON(SPIRACY)… KEBOHONGAN YANG SANGAT BESAR!

SIARAN LANGSUNG:
There’s a huge explosions! Ada beberapa ledakan besar!
Secondary explosions! Ledakan-ledakan berikutnya!
We heard report secondary Explosions after the aircraft impacted! Kami mendengar laporan adanya Ledakan-ledakan jauh setelah pesawat menabrak.

APAKAH PELEDAK DIGUNAKAN?
Explosion blow…! Ledakan meletus…!

There was third explosion…! Ada ledakan-ledakan yang ketiga kalinya…!

BREAKING NEWS CNN LIVE, SIARAN LANGSUNG:
Tell us what happening up there!
Ceritakan pada kami apa yang sedang terjadi disana!
We just witness somekind of secondary power up explosion on the WTC…! Kami baru saja menyaksikan sesuatu seperti Peledak-peledak bertenaga besar didalam gedung WTC…!

SIARAN LANGSUNG DBC 7:
2nd Building that was hit by airplane just fully collapse, the entire building has just collapse just like demolition set up. When you see demolition set up…!
Gedung kedua yang tadi ditabrak oleh pesawat baru saja rubuh, seluruh gedung baru saja runtuh persis seperti gedung yang dirubuhkan dengan penghancuran disengaja. Saat anda melihat penghancuran terkontrol…!

SIARAN LANGSUNG CBS NEWS: There was another major explosions in the building it self! Ada beberapa ledakan-ledakan besar didalam gedung itu sendiri!

SIARAN LANGSUNG CNN LIVE:
“There was just been a HUGE explosion, it was a cascade of sparks & fire. And now it’s looks some of like the musroom cloud. Explosions is HUGE belonging smoke in the 2nd tower. I can not see behind that smoke!”

“Baru saja terjadi ledakan yang SANGAT BESAR, serpihan-serpihan kembang api & juga api. Dan tampak saat ini seperti jamur awan raksasa dari ledakan besar dengan asap di menara ke dua. Saya sama sekali tidak bisa melihat apapun dibalik awan asap itu!”

SIARAN LANGSUNG FOX NEWS ALERT:

“Few seconds ago just a HUGE explosions & news rightnow the 2nd WTC has just collapse. The grit & the smokes is so deep where I am and again you can not see WTC even just few blocks away!”

“Beberapa saat lalu baru saja terjadi LEDAKAN YANG SANGAT BESAR & diberitakan saat ini gedung ke 2 WTC baru saja runtuh. Debu dan asap sangat tebal dimana saya berada saat ini and sekali lagi, anda tidak akan dapat melihat WTC meskipun hanya berjarak beberapa blok saja!”

EARLIER TODAY:

“You said if the sound like the bombs, you heard a big explosion before the building fell?”

“Apakah anda mengatakan jika suaranya seperti bom? Anda bilang mendengar LEDAKAN YANG BESAR sebelum gedung rubuh?”

“I saw it was happening…” “Saya melihat memang itu terjadi…”

BAGAIMANA JIKA MEMANG TERDAPAT PELEDAK TERKONTROL?

FLASH NEWS:
Now I knew I got a major explosion and what appears completely collapse…!
Sekarang saya sadar adanya Ledakan yang sangat besar dan seperti yang tampak ialah runtuh seluruhnya…!

ON SITE LIVE:
“This is the closest we can get to the base of the WTC. You can see the firemen stand by here and Police officers and FBI agents, and you can see that two tower, HUGE EXPLOSIONS are raining away whole of us, WE GOTTA GET AWAY!!!”
“Ini adalah jarak paling dekat ke dasar menara gedung WTC. Seperti yang anda lihat para anggota pemadam kebakaran dan para petugas polisi dan anggota FBI, dan anda pun dapat melihat kedua menara itu, LEDAKAN-LEDAKAN YANG SANGAT BESAR menghujani kita semua, KITA HARUS LARI SECEPATNYA!!!”

SERINGKALI KEBENARAN LEBIH DIABAIKAN DARIPADA KENYATAAN YANG SESUNGGUHNYA!

OPERATION IRAQI FREEDOM? OPERASI PEMBEBASAN IRAQ?

GEORGE BUSH: I’M A WAR PRESIDENT… WAR IN MY MIND…
GEORGE buSHIT: SAYA SEORANG PRESIDEN PERANG… PERANG DI DENGKUL SAYA…

Komentar nenek-nenek:
I TOLD YOU THE PERSONS WHO BELIEVE IF THIS ALL ARE SETS UP BY OUR GOVERNMENT. ISN’T IT?

SAYA BERITAHU KEPADA SIAPA SAJA YANG PERCAYA JIKA INI SEMUA DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH KITA SENDIRI, SETUJU ATAU TIDAK?
NAAAAH... SEKARANG, BAGAIMANA DENGAN SAUDARA ANGGOTA MILIS??? SETUJU ATAU TIDAK???

darimana antum dapat ini semua? silahkan download film asli siaran langsungnya di youtube.com dengan kata kunci "911 bomb" atau "911" saja.

sekarang, jika Teroris di asia dikatakan gerombolan yang berhubungan dengan pelaku WTC 911, lantas siapa pelaku WTC sebenarnya? Osama bin Laden kah atau ... siapa yang setuju dengan nenek-nenek amerika pada wawancara paling akhir tadi? jadi dalang asli teroris di asia itu bukan islam, karena tidak ada ajaran bunuh sana bunuh sini orang-orang ga berdosa sekalipun dia bukan islam.

Kenapa mereka tega berbohong? Ssssttt... bukan tega, tapi di sah-kan.
Roma 3:7 Tetapi jika kebenaran Allah oleh DUSTAKU semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?

Tapi kok kejam sekali ya, 200ribu orang didalam kedua gedung WTC itu meninggal semua & jasadnya tidak ada yang utuh.
Yah, ajaran "kasih kasih dan kasiiiiihhhh" itu diajarkan:

Hosea 13:16 Samaria harus mendapat hukuman, sebab ia memberontak terhadap Allahnya. Mereka akan tewas oleh pedang, BAYI-BAYI AKAN DIREMUKKAN, DAN PEREMPUAN-PEREMPUAN YANG MENGANDUNG AKAN DIBELAH PERUTNYA.

Yosua 11:11 SEMUA MAKHLUK YANG ADA DI DALAMNYA DIBUNUHNYA DENGAN MATA PEDANG, SAMBIL MENUMPAS ORANG-ORANG ITU. TIDAK ADA YANG TINGGAL HIDUP DARI SEMUA YANG BERNAFAS DAN HAZOR DIBAKARNYA. 11:12 Selanjutnya segala kota kepunyaan raja-raja itu dan semua rajanya dikalahkan Yosua dan DIBUNUHNYA DENGAN MATA PEDANG. MEREKA DITUMPASNYA SEPERTI YANG DIPERINTAHKAN Musa, hamba TUHAN itu.

Yosua 8:25 Jumlah semua orang yang tewas pada hari itu, baik laki-laki maupun perempuan, ada dua belas ribu orang, semuanya orang Ai. 8:26 Dan Yosua tidak menarik tangannya yang mengacungkan lembing itu, sebelum seluruh penduduk kota Ai ditumpasnya.

Kejadian 38:24 Lalu kata Yehuda: "Bawalah perempuan itu, supaya DIBAKAR."

Hamim 10:17 Setelah Yehu sampai di Samaria, maka ia MEMBUNUH SEMUA ORANG yang masih tinggal dari keluarga Ahab di Samaria; ia memunahkannya, SESUAI DENGAN FIRMAN yang diucapkan TUHAN kepada Elia.

1 Samuel 15:3 Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, TUMPASLAH SEGALA YANG ADA PADANYA, DAN JANGANLAH ADA BELAS KASIHAN KEPADANYA. BUNUHLAH SEMUANYA, LAKI-LAKI MAUPUN PEREMPUAN, KANAK-KANAK MAUPUN ANAK-ANAK MENYUSU, LEMBU MAUPUN DOMBA, UNTA MAUPUN KELEDAI."

Ulangan 32:25 Pedang di luar rumah dan kengerian di dalam kamar akan MELENYAPKAN TARUNA MAUPUN DARA, ANAK MENYUSU SERTA ORANG UBANAN.

Yehezkiel 9:5. Dan kepada yang lain-lain aku mendengar Dia berfirman: "Ikutilah dia dari belakang melalui kota itu dan PUKULLAH SAMPAI MATI! JANGANLAH MERASA SAYANG DAN JANGAN KENAL KASIHAN.

9:6 ORANG-ORANG TUA, TERUNA-TERUNA DAN DARA-DARA, ANAK-ANAK KECIL DAN PEREMPUAN-PEREMPUAN, BUNUH DAN MUSNAHKAN! Tetapi semua orang yang ditandai dengan huruf T itu, jangan singgung! Dan mulailah dari tempat kudus-Ku!" Lalu mereka mulai dengan tua-tua yang berada di hadapan Bait Suci.

9:7 Kemudian firman-Nya kepada mereka: "NAJISKANLAH BAIT SUCI ITU DAN PENUHILAH PELATARAN-PELATARANNYA DENGAN ORANG-ORANG YANG TERBUNUH. PERGILAH!" Mereka pergi ke luar dan memukuli orang-orang sampai mati di dalam kota.

Bilangan 31:17 Maka sekarang BUNUHLAH SEMUA LAKI-LAKI DIANTARA ANAK-ANAK MEREKA, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki HARUSLAH KAMU BUNUH.

Ulangan 20:13 dan setelah TUHAN, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka HARUSLAH ENGKAU MEMBUNUH SELURUH penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang.

Hakim 20:21 Juga bani Benyamin maju menyerang dari Gibea dan menggugurkan ke bumi DUA PULUH RIBU ORANG dari antara orang Israel pada hari itu.

Ulangan 3:6 Kita MENUMPAS SELURUH PENDUDUKNYA, seperti yang kita lakukan terhadap Sihon, raja Hesybon, dengan menumpas penduduk setiap kota: laki-laki, perempuan dan anak-anak.

Bilangan 31:7. Kemudian berperanglah mereka melawan Midian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, lalu MEMBUNUH SEMUA LAKI-LAKI mereka.
31:8 Selain dari orang-orang yang mati terbunuh itu, MEREKAPUN MEMBUNUH JUGA RAJA-RAJA MIDIAN, yakni Ewi, Rekem, Zur, Hur dan Reba, kelima raja Midian, juga Bileam bin Beor dibunuh mereka dengan pedang.

2 Samuel 4:12 Sesudah itu Daud memberi perintah kepada anak buahnya untuk MEMBUNUH MEREKA; TANGAN DAN KAKI MEREKA DIPOTONG, KEMUDIAN MAYAT MEREKA DIGANTUNG DI TEPI TELAGA HEBRON. TETAPI KEPALA ISYBOSET DIAMBIL dan dikuburkan di dalam kubur Abner di Hebron.

Lukas 12:49 "Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!
Lukas 19:27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, BAWALAH MEREKA KEMARI DAN BUNUHLAH MEREKA DI DEPAN MATAKU."

Matius 10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; AKU DATANG BUKAN UNTUK MEMBAWA DAMAI, MELAINKAN PEDANG. 10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, 10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

Hakim 19:29 Sesampai di rumah, diambilnyalah pisau, dipegangnyalah mayat gundiknya, DIPOTONG-POTONGNYA MENURUT TULANG-TULANGNYA MENJADI DUA BELAS POTONGAN, lalu dikirimnya ke seluruh daerah orang Israel.

Hakim 20:5 Mereka bermaksud membunuh aku, tetapi gundikku DIPERKOSA MEREKA, SAMPAI MATI.
Apakah hanya segini ayat-ayat "kasih" yang mengerikan ini? Oh, tidak. Masih banyak ayat kasih yang lainnya.
Silahkan pikir karena kelebihan manusia dari binatang yaitu kita memiliki akal, kecuali kalau ada segolongan umat yang mempercayai derajatnya sama dengan binatang.

Pengkhotbah 3:19 Karena NASIB MANUSIA ADALAH SAMA DENGAN NASIB BINATANG, nasib yang sama menimpa mereka; sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain. Kedua-duanya mempunyai nafas yang sama, DAN MANUSIA TIDAK MEMPUNYAI KELEBIHAN ATAS BINATANG, karena segala sesuatu adalah sia-sia.

MEREKA TELAH KEJAM MEMBUNUH 200.000 WARGANYA YANG TIDAK BERDOSA DIDALAM GEDUNG WTC DENGAN CARA YANG SANGAT SADIS SEHINGGA MAYATNYA PUN BERANTAKAN TIDAK BERWUJUD LAGI.

LEBIH KEJAM LAGI MEREKA MEMFITNAH ISLAM SEBAGAI DALANGNYA. LEBIH TIDAK PUNYA AKAL LAGI MEREKA MENYERANG AFGANISTAN & IRAK DENGAN FITNAH ANAK INGUSAN. DAN SEKARANG MASIH SAJA MEMFITNAH ISLAM DI INDIA, IRAN, DAN ASIA DENGAN ISU-ISU "TERORIS-TERORIS" DAN BOM-BOM YANG SAMA SEKALI JAUH DARI RASA KEMANUSIAAN.

mari kita gunakan akal untuk berfikir, setidaknya sedikit banyak dapat menurunkan harga jual donor otak dari orang-orang asia... :DLihat Selengkapnya
BUKAN ISLAM PELAKU WTC 9-11

Kamis, 08 April 2010

KHILAFAH MENJAMIN KEHIDUPAN

1. Masalah Kemiskinan, Keamanan, Pendidikan dan Kesehatan
Dalam Daulah Islamiyyah, negara menjamin tercapainya pemenuhan semua kebutuhan pokok setiap individu masyarakat secara keseluruhan. Negara juga memberikan jaminan yang memungkinkan setiap individu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pelengkap (sekunder dan tersier) sesuai dengan kemampuan mereka.
Kebutuhan pokok, antara lain pangan, sandang dan papan (rumah), pendidikan dan kesehatan semuanya dijamin negara. Rasullah saw. bersabda:
“Seorang imam (khalifah/kepala negara) adalah pemelihara dan pengatur urusan rakyat dan ia akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan rakyatnya.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

2. Kebutuhan Pangan, Sandang, dan Papan
Negara memerintahkan kepada setiap kepala keluarga bekerja mencari nafkah. (Lihat: QS al-Mulk: [67] 15; QS al-Jumu‘ah [62]: 10). Hal ini karena kepala keluarga wajib mencari nafkah untuk keluarganya. Kaum perempuan tidak wajib mencari nafkah. Semua kebutuhan anak-anak termasuk anak perempuan ditanggung oleh ayah atau walinya. Sedangkan kebutuhan istri ditanggung oleh suaminya. Begitupula seorang anak laki-laki harus menanggung kebutuhan ibunya jika ayahnya telah meninggal atau sudah tidak mampu bekerja.
Negara menyediakan berbagai fasilitas lapangan pekerjaan agar setiap orang yang mampu bekerja dapat memperoleh pekerjaan. Sehingga angka pengangguran dapat dientaskan, karena hal ini merupakan salah satu kewajiban negara Khilafah.

Jika kepala keluarga ternyata tidak mampu memenuhi kebutuhan orang-orang yang menjadi tanggungannya, maka negara akan memerintahkan setiap ahli waris atau kerabat terdekat untuk bertanggung jawab memenuhi kebutuhan pokok orang-orang tertentu.
Negara juga akan mewajibkan tetangga terdekat yang mampu untuk memenuhi sementara kebutuhan pokok (pangan) tetangganya yang kelaparan, dan dengan segera negara secara langsung memenuhi kebutuhan pangan, sandang, dan papan seluruh warga negara yang tidak mampu dan membutuhkan. Orang yang tidak mampu lagi bekerja dan tidak mempunyai sanak saudara yang menanggungnya, maka kebutuhannya akan ditanggung negara melalui Baitul Mal (Kas Negara).
Jika ternyata kas negara tengah kosong atau dilanda krisis sehingga tidak mampu memnuhinya, maka kewajiban tersebut beralih kepada seluruh kaum Muslimin. Kaum Muslim dapat dikenai pajak (dharîbah). Pajak hanya diambil dari kaum Muslim yang kaya dan tidak boleh diambil dari orang non-Muslim meskipun ia kaya.

Rasulullah saw. pernah mengambil sebagian harta milik orang-orang kaya Bani Nadhir dan membagi-bagikannya kepada sahabat Muhajirin yang fakir. Itu dilaksanakan oleh beliau sebagai realisasi pengamalan perintah Allah Swt.
Pada masa kekhalifahan, Umar bin al-Khaththab pernah membangun suatu rumah yang diberi nama “Dâr ad-Daqîq” (Rumah Tepung). Di sana tersedia berbagai jenis tepung, korma, dan barang-barang kebutuhan lainnya, yang ditujukan untuk membantu para musafir memenuhi kebutuhannya. Rumah itu dibangun di jalan antara Makkah dan Syam, di tempat yang strategis dan mudah dicapai oleh para musafir. Rumah yang sama, juga dibangun di jalan di antara Syam dan Hijaz.
Diceritakan oleh Imam Abu Yusuf dalam kitab Al-Kharâj, bahwa Amirul Mukminin, Umar bin al-Khaththab r.a., pernah melihat seorang Yahudi tua di suatu pintu. Beliau bertanya, “Apakah ada yang bisa saya bantu?” Orang Yahudi itu menjawab, bahwa ia sedang dalam keadaan susah dan membutuhkan makanan, sementara ia harus membayar jizyah. “Usiaku sudah lanjut,” katanya. Amirul Mukminin berkata, “Kalau begitu keadaanmu, alangkah tidak adilnya perlakuan kami. Karena kami mengambil sesuatu darimu di saat mudamu dan kami biarkan kamu di saat tuamu.”
Setelah kejadian itu, Khalifah Umar bin al-Khaththab lalu membebaskan pembayaran jizyah Yahudi tersebut, dan memerintahkan Baitul Mal menanggung beban nafkahnya beserta seluruh orang yang menjadi tanggungannya.
Demikianlah, peran besar negara untuk menciptakan terpenuhinya kebutuhan pangan, sandang, dan papan warga negaranya, baik perempuan, laki-laki, maupun non-muslim. Tentunya dengan cara ini masalah kemiskinan rakyat di Daulah Islamiyyah akan teratasi. Cara yang agung dan mulia ini, juga akan mencegah setiap individu masyarakat—yang sedang dililit kesulitan hidup—memenuhi kebutuhan mereka dengan cara menghinakan diri (meminta-minta).

3.Masalah Keamanan, Pendidikan, dan Kesehatan
Pemenuhan kebutuhan pokok berupa keamanan, pendidikan, dan kesehatan dipenuhi negara secara langsung kepada setiap individu rakyat. Hal ini karena pemenuhan terhadap ketiganya termasuk masalah “pelayanan umum” (ri‘âyah asy-syu’ûn) dan kemaslahatan hidup terpenting. Negara (Khilafah Islamiyah) berkewajiban mewujudkan pemenuhannya bagi seluruh rakyat. Seluruh biaya yang diperlukan ditanggung oleh Baitul Mal.
Keamanan dan kepastian hukum setiap anggota masyarakat dijamin dengan jalan menerapkan hudûd (qishâsh, potong tangan bagi pencuri, diyat [denda], dsb). yang tegas kepada siapa saja yang mengganggu keamanan jiwa, darah, dan harta orang lain. Dengan jujur, Noah Feldman, seorang professor hukum dari Havard University, mengakui perlindungan negara Khilafah kepada penduduknya termasuk kaum perempuan. Dia mengatakan, “Ketika Inggris menerapkan hukum mereka pada umat Muslim sebagai ganti syariah, sebagaimana yang telah mereka lakukan di beberapa koloni, hasilnya adalah peniadaan hak milik kaum perempuan yang selalu dijamin oleh hukum Islam-kemajuan yang sulit ditandingi dalam kesetaraan gender.”
Profesor Feldman melanjutkan, “Syariah juga melarang penyuapan atau dukungan khusus dalam pengadilan. Ia menuntut perlakuan sama antara si kaya dan miskin. Ia mengutuk pembunuhan-pembunuhan vigilante-style honour yang masih terjadi di beberapa negara Timur Tengah. Ia juga melindungi, hak milik semua orang-termasuk perempuan.” (Kantor Berita Common Ground, 2008)

Dalam hal kesehatan, negara Khilafah juga memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh warganya termasuk kaum perempuan. Diriwayatkan bahwa Mauquqis, Raja Mesir, pernah menghadiahkan dokternya untuk Rasulullah saw. Oleh Rasulullah saw., dokter tersebut dijadikan sebagai dokter kaum Muslim dan seluruh rakyat, yang bertugas mengobati setiap anggota masyarakat yang sakit. Tindakan Rasulullah saw. ini menunjukkan bahwa hadiah semacam itu bukanlah untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kaum Muslim atau untuk negara.
Rasulullah saw. juga pernah membangun suatu tempat pengobatan untuk orang-orang sakit dan membiayainya dengan harta benda Baitul Mal. Pernah serombongan orang berjumlah 8 orang dari Urairah datang mengunjungi Rasulullah saw. di Madinah. Mereka kemudian menyatakan keimanan dan keislamannya kepada Rasulullah, karena Allah. Di sana, mereka terserang penyakit dan menderita sakit limpa. Rasulullah saw. memerintahkan mereka beristirahat di pos penggembalaan ternak kaum Muslim milik Baitul Mal, di sebelah Quba’, di tempat yang bernama Zhi Jadr. Mereka tinggal di sana hingga sembuh dan gemuk kembali.
Dalam bidang pendidikan, Daulah Islamiyyah juga memberikan jaminan bagi seluruh warga untuk mendapatkannya. Rasulullah SAW pernah menetapkan kebijaksanaan terhadap para tawanan perang Badar, bahwa para tawanan itu bisa bebas dengan mengajarkan 10 orang penduduk Madinah dalam baca-tulis.
Dengan tindakan itu, yakni membebankan pembebasan tawanan itu ke baitul mal dengan cara menyuruh para tawanan tersebut mengajarkan kepandaian baca-tulis, berarti Rasulullah SAW telah menjadikan biaya pendidikan setara dengan barang tebusan. Artinya, Rasul memberi upah kepada para pengajar itu dengan harta benda yang seharusnya menjadi milik Baitul Mal.
Al Baghdadi (1996) dalam buku Sistem Pendidikan di Masa Khilafah Islam, menjelaskan bahwa negara memberikan jaminan pendidikan secara cuma-cuma (bebas biaya) dan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh warga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dengan fasilitas (sarana dan prasarana) sebaik mungkin. Kesejahteraan dan gaji para pendidik sangat diperhatikan dan merupakan beban yang harus dipikul negara serta diambil dari kas Baitul Mal.
Menurut Al-Badri (1990), Ad Damsyiqy menceritakan suatu kisah dari Al Wadliyah bin atha’, yang mengatakan bahwa ada tiga orang guru yang mengajar anak-anak di Madinah, Khalifah Umar Ibnu Al Khathab memberi gaji sebesar 15 dinar setiap bulan (satu dinar = 4,25 gram emas).
Al-Badri juga menceritakan bahwa Imam Ibnu Hazm dalam kitab Al Ahkaam, memberikan batas ketentuan untuk ilmu-ilmu yang tidak boleh ditinggalkan agar ibadah dan mu’amalah kaum muslimin dapat diterima (sah). Ia menjelaskan bahwa seorang imam atau kepala negara berkewajiban memenuhi sarana-sarana pendidikan, sampai pada ungkapannya:
“Diwajibkan atas seorang imam untuk menangani masalah itu dan menggaji orang-orang tertentu untuk mendidik masyarakat.”
Pada masa kekhilafahan Turki Ustmani, dibangun sekolah-sekolah yang untuk laki-laki dan perempuan. Dalam satu daerah kekuasaannya, negara membangun sebuah perguruan tinggi, dua buah sekolah untuk pelajar laki-laki, sebuah sekolah untuk pelajar perempuan dan sebuah sekolah untuk anak-anak. Di semua sekolah tersebut, 450
orang pelajar lelaki dan 300 orang pelajar perempuan mendapat pendidikan yang sama. (Antalya Golden Orange Art & Cultural Foundation, 1997).

Kebijakan yang menjamin terlaksananya pendidikan ini diperuntukan bagi semua warga Negara Khilafah, baik laki-laki, perempuan maupun non muslim. Perempuan dan laki-laki muslim mempunyai kewajiban yang sama dalam menuntut ilmu. Permasalahan rendahnya tingkat pendidikan kaum perempuan saat ini tentu tidak akan ditemui di masa kekhilafahan.
Sekarang pertanyaanya adalah apakah kita mau hidup dalam naungan khilafah dengan segala kemuliaannya terhadap kaum minoritas dan kaum perempuan? Atau memilih hidup dalam alam demokrasi dengan segala permasalahannya? Wallahu ‘alam bi ash showab. (*)

10 alasan menolak obama sebagai presiden

10 ALASAN MENOLAK OBAMA , PRESIDEN NEGARA PENJAJAH

1. Obama adalah kepala negara dari negara penjajah Amerika Serikat bertentangan dengan sikap politik Indonesia yang anti penjajahan

2. Kedatangan Obama untuk memastikan dan mengokohkan Indonesia sebagai negara kapital...is sekuler yang telah menjadi sumber berbagai persoalan di Indonesia

3. Kedatangan Obama untuk mengokohkan penjajahan ekonomi lewat perusahaan Amerika yang merampok kekayaan alam Indonesia di Aceh, Riau, hingga Papua.

4. Kedatangan Obama merupakan sebagai bagian dari politik belah bambu di dunia Islam yang menampilkan citra positif Amerika untuk menutupi kejahatannya di negeri Islam lainnya.

5. Obama memerangi kaum muslimin di Afghanistan bahkan mengirim 30 ribu pasukan tambahan yang telah menewaskan ribuan umat Islam termasuk anak-anak dan ibu-ibu.

6. Obama tidak sepenuhnya menarik pasukan AS dari Irak yang selama pendudukan AS telah membunuh lebih 1 juta umat Islam

7. Obama hingga saat ini belum menutup penjara Guantanamo sesuai dengan janjinya yang menjadi tempat penahanan dan penyiksaan banyak muslim yang tidak bersalah dan tempat penghinaan terhadap Islam dan Al Qur’an

8.Obama dengan setia menjadi pendukung setia Zionis Israel yang hingga saat ini terus membantai umat Islam di Palestina.

9. Obama tidak mengecam sama sekali ketika Israel membantai lebih kurang 1300 muslim di Gaza sebaliknya bahkan mendukung tindakan kejam Zionis Israel itu

10.Status negara Amerika adalah Muhariban Fi’lan karena secara langsung membunuh umat Islam, haram melakukan hubungan dalam bentuk apapun. Islam mengharamkan kaum muslimin menyambut pembunuh umat Islam yang merupakan musuh Allah SWT dan musuh Umat Islam apalagi menjadikannya sebagai sahabat dan tamu terhormat “Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negeri mu dan membantu (orang lain) untuk mengusir mu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. Al Mumtahanah: 9)” NOSTALGIA KAUM "NDESO" = http://www.facebook.com/photo.php?pid=302005&id=100000025013579&ref=mf